IA ITB dan Alumni Muda : Tak Kenal Maka Tak Sayang

Ikatan Alumni ITB atau biasa dikenal dengan IA-ITB merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi para alumni ITB untuk berkumpul dan berkarya sehingga dapat berkontribusi bagi almamaternya. Visi dibentuknya IA ITB adalah sebagai organisasi yang dapat mengangkat peran dan martabat alumni ITB agar dapat menjadi motor pembangunan bangsa dan negara Indonesia serta mendukung secara nyata terwujudnya ITB sebagai perguruan tinggi kelas dunia yang dihormati.

Salah satu misi IA ITB adalah menjadi wadah tempat berkumpul dan bersinerginya para alumni. Kealumnian juga dihimpun dalam bentuk IA di berbagai daerah di Indonesia bahkan di mancanegara, tujuannya agar para alumni yang berdomisili di daerah-daerah tersebut juga memiliki wadah yang menghimpun mereka dalam latar belakang almamater yang sama yaitu ITB. Selain itu, terdapat pula IA jurusan yang menghimpun para alumni dengan jurusan yang sama dari berbagai angkatan. Berbagai macam IA yang dibentuk pada akhirnya akan menginduk menjadi satu pada IA ITB pusat. Melalui beragam macam IA yang dibentuk sesuai latar belakang keanggotaannya, diharapkan alumni dari seluruh jurusan dan angkatan dapat berkumpul dan berkarya bersama di organisasi ini, terutama untuk kepentingan dan kemajuan alumni, almamater ITB, daerah-daerah asal serta tentunya negara Indonesia. Keberagaman jurusan serta angkatan diharapkan dapat memberikan berbagai sudut pandang yang berbeda untuk setiap permasalahan yang coba dipecahkan oleh IA ITB.

Alumni muda ITB, terutama alumni muda fresh graduate yang baru saja lulus dari ITB dan bergabung menjadi alumni pada tahun 2011 ini, menjadi sasaran utama keanggotaan IA ITB, karena dianggap sebagai pribadi-pribadi yang mengenal lebih dalam kondisi terbaru dari internal ITB beserta kemahasiswaan dan problematika didalamnya. Selain itu, para alumni muda fresh graduate ITB juga dianggap masih menjunjung tinggi idealisme yang dimilikinya dan memiliki semangat yang lebih untuk membangun atau memperbaiki sistem-sistem yang berkaitan dengan ITB, masyarakat bahkan negara.

Lalu sejauh apa para alumni muda fresh graduate mengenal IA ITB dan segala visi-misinya?

Ternyata tidak banyak alumni muda fresh graduate ITB yang mengerti bahkan mengetahui apa sebenarnya IA ITB. Pengenalan sekedarnya melalui event-event terkait IA ITB selama para alumni muda fresh graduate ini menjadi mahasiswalah yang menjadi bekal pengetahuan mereka tentang IA ITB. Selebihnya pengetahuan IA ITB bagi para alumni muda fresh graduate hanyalah sebagai wadah bagi para alumni ITB saja, tanpa mengerti secara jelas visi dan misi sebenarnya dari organisasi ini. Belum tersampaikannya sosialisasi tentang IA ITB kepada calon alumni menyebabkan alumni muda fresh graduate tidak mendapat pengetahuan yang dalam mengenai organisasi ini, serta proses keanggotaan mereka di IA ITB setelah menjadi alumni.

Hal ini cukup merugikan baik bagi IA ITB sendiri, para alumni muda fresh graduate ataupun almamater ITB sebagai objek utama dari berbagai program alumninya. IA ITB akan dirugikan dengan sedikitnya jumlah alumni muda fresh graduate yang bergabung menjadi anggota, padahal seperti yang telah diketahui bahwa para alumni muda fresh graduate memiliki potensi besar serta pemikiran-pemikiran yang fresh dan kreativitas tinggi atas suatu permasalahan. Para alumni muda fresh graduate juga dirugikan dengan tidak menjadi anggota IA ITB, karena melalui organisasi ini banyak keuntungan yang sangat diperlukan para alumni muda fresh graduate, contohnya adalah networking. Melalui IA ITB, alumni muda fresh graduate dapat belajar dari para alumni lainnya tentang berbagai kesempatan yang dapat diraih selepas dari ITB. Kerugian tersebut juga akan berujung pada program pembangunan almamater ITB yang kurang maksimal.

Demi menciptakan sinergisme antara IA ITB dengan para alumni muda fresh graduate dibutuhkan peran aktif keduanya. IA ITB sepertinya perlu membuat strategi sosialisasi yang lebih dini untuk menarik para alumni muda fresh graduate segera bergabung dalam keanggotaan organisasi ini. Sosialisasi mengenai definisi, peran, serta program kerja IA ITB sebaiknya mulai dilakukan pada calon-calon alumni. Selain itu, melibatkan mahasiswa ITB dalam berbagai event yang diselenggarakan oleh IA ITB juga dapat menimbulkan kesadaran para mahasiswa akan IA ITB dan juga meningkatkan rasa ingin tahu mereka mengenai organisasi, sehingga saat mereka menjadi alumni muda fresh graduate tidak akan ragu untuk bergabung dengan IA ITB. Untuk para alumni muda fresh graduate pun, tidak ada salahnya membuka diri dan mulai mencoba mengenal IA ITB sebagai wadah yang dapat menampung aspirasi kita sebagai alumni muda fresh graduate, karena seperti peribahasa yang menyebutkan bahwa “tak kenal maka tak sayang”, tanpa keinginan untuk mengenal dan dikenal oleh satu sama lain, IA ITB dan alumni muda fresh graduate tidak dapat membangun almamater ITB serta Indonesia menjadi lebih baik secara maksimal.

AS a HOPE

Advertisements

About asahope

Blog ini khusus diciptakan sebagai media komunikasi diantara sesama pendukung bang Amir Sambodo untuk Ketua IA ITB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: