Archive | Artikel RSS for this section

Alumni Muda harus Antusias

Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) sebagai wadah tempat berkumpulnya para alumni ITB memiliki visi yang besar untuk kemajuan alumni, almamater dan bangsa. Visi tersebut bukan merupakan visi pribadi seorang ketua IA-ITB ataupun segelintir orang di IA-ITB tetapi merupakan visi bersama. Semua visi tersebut akan kandas jika tidak ada kontribusi dari alumni ITB yang merupakan elemen dari IA-ITB itu sendiri. Terutama alumni muda yang memiliki potensi sangat besar karena merekalah yang nantinya akan memegang IA-ITB. Walaupun dari tahun ke tahun telah banyak alumni muda yang berbondong-bondong untuk bergabung, tetapi tidak sedikit pula dari alumni muda ini yang bahkan belum mengenal IA-ITB.

Telah banyak acara-acara yang digelar IA-ITB yang ditujukan untuk mahasiswa ataupun calon alumni muda. Dengan tujuan untuk memberikan ilmu lebih untuk mahasiswa, juga untuk memperkenalkan IA-ITB kepada para mahasiswa ini. Semua untuk menjawab keluhan alumni muda yang urung bergabung ke dalam IA-ITB karena ketika lulus baru kenal dengan IA-ITB. Tetapi usaha ini tidak akan berhasil jika tidak ada feedback yang baik dan antusiasme dari para mahasiswa ataupun alumni muda ini. Sekarang sudah saatnya alumni muda berbicara banyak dan berkontribusi di IA-ITB. Sampai lima tahun yang akan datang tentu akan semakin banyak alumni muda yang bergabung. Alumni muda harus punya keterlibatan lebih jika ingin IA-ITB ini lebih baik. Dengan banyak keterlibatan alumni muda kemungkinan IA-ITB lebih maju akan lebih besar. Karena alumni muda tentu masih memiliki pemikiran yang segar dan semangat yang masih tinggi.

Seperti saat ini misal dalam rangka menyambut kongres IA-ITB harusnya alumni muda memiliki antusiasme yang besar. Yang menentukan siapa ketua IA-ITB adalah para anggotanya yang tidak lain adalah semua alumni ITB. Alumni muda memiliki kesempatan besar untuk ikut menentukan arah gerak IA-ITB dengan aktif berkontribusi. Misalnya dengan memberi masukan kepada para kandidat berupa ide yang membangun. Di masa pengenalan atau kampanye calon ketua IA-ITB seperti sekarang ini, alumni muda harus kritis mengontrol para calon kandidat dan memperhatikan setiap gerakan kandidat. Sehingga dapat memilih calon kandidat yang memiliki kompetensi yang paling baik untuk IA-ITB yang lebih baik.

Advertisements

Alumni Muda Jangan Tutup Mata!

Anda adalah alumni muda? Apa yang sudah anda lakukan untuk membalas jasa pada almamater ITB? Sudahkah anda berkontribusi untuknya?

Banyak yang bilang generasi muda adalah generasi berpikiran terbuka, cerdas, kreatif dan kritis. Nyatanya, generasi muda yang ditelurkan ITB sebagai alumni-alumni dengan intelejensia tinggi sebagian besar adalah orang-orang yang masih berpikiran sempit dan skeptis. Dengan dalih mempertahankan idealisme, alumni muda ini hanya jadi batu, tak banyak yang bisa berkontribusi untuk almamater, masyarakat, apalagi bangsanya. Miris.

Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) dibentuk sebagai wadah bagi para alumni ITB untuk berkontribusi pada almamaternya. Niat awal yang mulia dari dibentuknya IA ITB, sayangnya banyak ‘terkotori’ oleh pandangan-pandangan skeptis terhadapnya. Alumni muda tak mau bergabung karena menganggap IA ITB hanya untuk alumni senior saja. IA ITB untuk semua alumni ITB, dan sebagai alumni mudasudah seharusnya bergabung, mengemukakan pendapat dan berkontribusi didalamnya.

Mari hilangkan pikiran sempit dan buruk terhadap IA ITB wahai alumni muda. Mari buat perubahan bahwa IA ITB untuk semua alumni. Jangan jadi alumni muda yang hanya bisa bertopang dagu dan mengomentari dari belakang. Mari lihat lebih jelas, terjun lebih dalam dan berpendapat dengan jelas dalam IA ITB. Ini saatnya alumni muda maju dan melakukan perubahan untuk IA ITB yang lebih baik.

Masih ingatkan kata-kata Bung Karno yang berbunyi, “Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia”

Amir Sambodo, adalah seorang alumni ITB yang peduli terhadap alumni muda. Beliau adalah alumni senior yang berjiwa muda, berpikir terbuka dan berani melakukan perubahan. Banyak langkah konkrit yang dibuatnya untuk para alumni muda, hanya untuk berkontribusi di IA ITB serta almamater ITB.

Mari alumni muda, kenali Amir Sambodo lebih dalam, dan mari jadi pemuda yang melakukan perubahan bersamanya. Dukung Amir Sambodo menjadi ketua IA ITB periode 2011-2015. Amir Sambodo beri bukti, bukan sekedar janji. Jangan salah pilih!

Pilih Bang Amir!

  • Kamu fresh graduate ? Butuh pengembangan karir? PILIH BANG AMIR dan mari bergabung di IA ITB. Belum terpilih saja, Bang Amir sudah memberikan Workshop Persiapan Dunia Kerja untuk alumni fresh graduate, apalagi kalau sudah terpilih akan lebih banyak program yang secara nyata manfaatnya dapat dirasakan alumni fresh graduate. Bang Amir beri bukti bukan sekedar janji.
  • Kamu entrepreneur muda? Butuh modal usaha? Butuh strategi pengembangan bisnis? PILIH BANG AMIR dan mari bergabung di IA ITB. Belum terpilih saja, Bang Amir sudah membuat acara sharing bareng Entrepreneur Muda ITB serta membuat acara Founder Sharing untuk alumni muda yang mau mulai usaha. Lebih dari itu Bang Amir punya Technoventura yang bisa membantu permodalan usaha para alumni. Bang Amir beri bukti bukan sekedar janji.
  • Kamu alumni muda wanita? Kamu ibu muda dengan segudang kegiatan? PILIH BANG AMIR dan mari bergabung di IA ITB. Belum terpilih saja, Bang Amir sudah membuat acara Workshop Financial Planning untuk alumni wanita ITB. Kalau sudah terpilih, Bang Amir akan membuat lebih banyak program untuk pengembangan diri alumni. Ini komitmen Bang Amir. Bang Amir beri bukti bukan sekedar janji.
  • Kamu alumni muda professional? PILIH BANG AMIR dan mari bergabung di IA ITB. Karena dibawah tangan Bang Amir, IA ITB menjadi tempat bagi para alumni ITB professional yang potensial  mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan kerja. Hal ini sesuai dengan visi, misi dan konsep Indovasi yang dimiliki Bang Amir.

Sebagai alumni muda ITB kita pasti sudah paham dengan segudang strategi kampanye. Kita pasti malas mendengar janji tanpa diiringi aksi yang konkret. Kita pasti benci money politic dan menginginkan sesuatu yang bermanfaat. Maka daripada itu, sudah saatnya kita mengenal lebih dekat setiap calon ketua umum IA ITB. Jangan sampai tidak menggunakan hak suara kita, lebih gawat lagi, jangan sampai kita salah memilih.

Bang Amir Sambodo adalah kandidat ketua umum IA nomor  1. Beliau adalah satu-satunya calon yang mengenalkan program-programnya secara langsung kepada para alumni lewat serangkaian acara yang bermanfaat. Beliau berkomitmen dengan misi-misinya menjadikan alumni, ITB dan bangsa Indonesia sebagai yang terdepan serta konkret membuktikan misi-misinya.

Pilih Bang Amir dan mari bergabung di IA ITB! 

Bang Amir untuk Alumni Entrepreneur

Amir Sambodo, terbukti merupakan sosok alumni yang sangat peduli pada perkembangan alumni lainnya. Melalui misi utamanya, “Terdepan Untuk Alumni”, beliau bertekad untuk membangun alumni ITB agar mampu menjadi alumni yg terdepan di bangsa ini. Pembangunan alumni dilakukannya secara spesifik dengan cara menjawab kebutuhan setiap segmentasi alumni yang ada. Salah satunya adalah segmen alumni entrepreneur.

Sebelum menjadi calon ketua IA ITB periode 2011-2015, kepedulian beliau telah terlihat melalui dibentuknya program teknoventura dan pemberian modal ventura bagi para alumni entrepreneur. Diluar program kerja yang dibentuk untuk IA ITB, beliau juga melakukan pembekalan-pembekalan bagi para entrepreneur dan calon entrepreneur melalui berbagai acara sharing baik dengan Bang Amir sendiri, maupun bersama para alumni yang telah lebih dulu sukses menjadi seorang entrepreneur.

Dalam pencalonannya menjadi ketua IA ITB mendatang, beliau juga telah menyiapkan berbagai program yang dapat mendukung tumbuhnya alumni-alumni entrepreneur dari ITB. Program yang dicanangkannya bagi alumni entrepreneur antara lain,

  • Meresmikan rumah INDOVASI sebagai simpul jaringan kerja alumni ITB
  • Teknopreneur Forum yang diadakan setiap bulan
  • Penerbitan majalah Teknopreneur
  • Penyaluran modal ventura untuk minimal 2 perusahaan alumni ITB

Melalui program-program tersebut, diharap akan semakin banyak alumni yang tergerak untuk menjadi entrepreneur, dan diharapkan usaha yang telah terbentuk juga dapat terus berkembang. Realisasi program-program tersebut hanya dapat terlaksanan jika Bang Amirlah yang memimpin IA ITB, maka jangan ragu-ragu untuk mendukung Amir Sambodo jadi ketua IA ITB periode 2011-2015 🙂

Terdepan untuk Alumni Muda

Jika selama ini Ikatan Alumni ITB (IA ITB) dipenuhi oleh alumni ITB angkatan 70 dan 80-an, maka Amir Sambodo ingin melakukan perubahan. Sebagai kandidat kuat Ketua Umum IA ITB periode 2011-2015, Bang Amir ingin menjadikan IA ITB juga sebagai wadah organisasi yang bermanfaat untuk alumni muda ITB. Dengan semangat “Terdepan untuk Alumni”, Bang Amir memiliki program-program untuk alumni, khususnya alumni muda, yang akan Bang Amir realisasikan saat menjadi ketua umum IA ITB. Janji ini telah Bang Amir buktikan bahkan sebelum terpilih menjadi ketua umum. Selama bulan November ini, Bang Amir telah menyelenggarakan berbagai acara yang sangat bermanfaat untuk peningkatan kualitas alumni muda, diantaranya acara Workshop Persiapan Dunia Kerja untuk para fresh graduate ITB dan acara Workshop Financial Planning untuk para alumni muda wanita. Pada Workshop Persiapan Dunia Kerja, Bang Amir menghadirkan trainer yang sangat berpengalaman dalam dunia recruitment sehingga para peserta mendapat wawasan yang menyeluruh mengenai hal-hal yang berkaitan dengan persiapan dunia kerja seperti mengenai psikotes dan wawancara. Sementara pada Workshop Financial Planning, Bang Amir menghadirkan seorang perencana keuangan yang juga seorang alumni ITB. Pada workshop tersebut para peserta yang semuanya wanita diberikan wawasan dan strategi mengenai pengaturan keuangan pribadi dan keluarga untuk  mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kedua acara tersebut mendapatkan respon yang luar biasa dari para alumni muda.

Semangat Bang Amir untuk pengembangan alumni muda sebagai seorang professional atau entrepreneur terdepan, tercermin pada misi-misi yang dimilikinya, diantaranya mengembangkan pelatihan dan pengembangan diri alumni ITB di bidang professional, bisnis dan kemasyarakatan serta mengembangkan modal ventura melalui TeknoVentura untuk alumni ITB khususnya alumni muda yang mengembangkan bisnis berbasis indovasi. Kegiatan-kegiatan yang telah Bang Amir laksanakan selama ini adalah realisasi dari misi-misi Bang Amir tersebut dan merupakan cerminan program kerja yang akan Bang Amir jalankan saat menjadi Ketua IA ITB.

Dedikasi Bang Amir untuk pengembangan alumni muda ITB telah teruji. Ayo alumni muda, mari kita dukung Bang Amir sebagai IA ITB nomor 1!

Indonesia Berinovasi

Siapa yang berani menyanggah bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya? Dengan 240 juta penduduk, sumber daya alam yang melimpah, posisi kepulauan yang strategis serta kebudayaan lokal yang sangat unik, Indonesia memiliki seluruh potensi yang perlu dimiliki negara maju. Tapi mengapa hingga sekarang Indonesia masih jauh dari predikat sebagai negara maju dan tertinggal dari negara-negara lain seperti  Cina dan India? Bahkan India yang selama ini dikenal sebagai negara miskin dan sering diributkan dengan kerusuhan antar kasta, sekarang telah maju menjadi negara yang sangat berkembang dalam bisnis teknologi, terutama bidang informasi teknologi dan bioteknologi. Kunci dari kemajuan Cina dan India serta masalah utama dari ketertinggalan bangsa Indonesia ternyata bersumber pada satu kata yang sangat sederhana namun memiliki efek yang sangat besar: Inovasi

Inovasi adalah syarat mutlak yang harus dilakukan suatu negara apabila menginginkan kemajuan industri dan ekonomi. Dengan kemampuan berinovasi, suatu barang atau jasa akan memiliki nilai lebih (added value) yang membuatnya berbeda dari barang atau jasa lain yang sudah ada, sehingga akan meningkatkan nilai jual karena permintaan pasar yang meningkat. Yahoo.com adalah salah satu contoh perusahaan yang mengaplikasikan inovasi teknologi pada bisnis yang dijalankannya. Hasilnya, hanya dalam beberapa tahun perusahaan yang didirikan pada tahun 1994 ini telah tumbuh dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 70 Milyar.  Inovasi bisnis teknologi berkaitan erat dengan riset dan teknologi serta lembaga keuangan. Sebagai contoh, Cina memiliki rencana pengembangan bisnis teknologi yang diberi nama Torch Program. Torch Program diantaranya terdiri dari pembangunan lingkungan kondusif untuk industri teknologi tinggi, membangun science dan technology park serta inkubator bisnis.

Inovasi bukannya tidak pernah diterapkan di Indonesia. Indonesia memiliki Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) di Serpong, berbagai lembaga penelitian milik pemerintah, dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Inovasi telah dilakukan beberapa pengusaha muda dalam mengembangkan usaha dan peneliti-peneliti Indonesia dalam menemukan hal-hal baru. Ivan Kurniawan adalah salah satu contoh pengusaha muda Indonesia yang telah berhasil berinovasi dalam dunia fashion  dengan mengembangkan konsep “Batik On Denim”. Ivan meningkatkan nilai jual batik dengan menggabungkannya sifat batik yang cenderung kaku dan formal dengan denim atau jeans yang sifatnya lebih casual dan santai. Dalam bidang penelitian bioteknologi, dosen muda dari Institut Teknologi Bandung, Dr. Fenny Martha Dwivany  telah berhasil merekayasa gen ACC sintase sebagai alternatif pematangan buah pisang Ambon. Hasil penelitian ini tentunya sangat bermanfaat untuk pencegahan busuknya pisang Ambon yang belum laku terjual.

Permasalahan kemajuan bisnis dan ekonomi di Indonesia bersumber pada kegiatan inovasi yang masih bersifat soliter sehingga implikasi yang diberikan masih kecil. Dampak yang besar akan tercipta apabila terdapat kerjasama antara berbagai pihak untuk mengembangkan inovasi. Berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai institusi yang melaksanakan pendidikan dan penelitian, perguruan tinggi memiliki peranan besar dalam pengembangan inovasi. Institut Teknologi Bandung sebagai institusi pendidikan terbaik di tanah air yang berbasiskan teknologi tentunya memiliki peranan dan tanggung jawab yang lebih besar. Untuk mewujudkan Indonesia Berinovasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, ITB sebagai tempat berkumpulnya putra dan putri terbaik bangsa perlu mengembangkan pendidikan kewirausahaan yang menekankan pentingnya inovasi dalam setiap aspek. Dengan demikian diharapkan akan terbentuk alumni-alumni ITB yang berkecimpung dalam dunia usaha berbasis inovasi yang pada akhirnya akan membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. ITB juga harus mengembangkan inovasi dalam penelitian sehingga pada akhirnya akan lahir paten-paten baru yang dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Catatan terakhir menunjukan bahwa hingga saat ini hanya sekitar 30 paten yang telah dikeluarkan oleh dosen-dosen ITB, sementara 60 paten masih dalam proses penerbitan. Jumlah ini tentunya masih jauh dari yang diharapkan. Di masa depan diharapkan ITB akan melahirkan alumni-alumni yang jago berinovasi demi mewujudkan negara Indonesia yang lebih maju dan inovatif.

(Sumber: Buku Menyongsong Gelombang Baru Bisnis dan Teknologi Karya Amir Sambodo dan informasi dari beberapa sumber)

Pengembangan Entrepreneur Muda menjadi Realisasi Misi IA ITB

Saat ini IA ITB mulai menunjukkan kepedulian terhadap alumni muda yang berprofesi sebagai entrepreneur. Telah disadari bahwa sudah banyak jumlah alumni muda ITB yang mengembangkan diri menjadi seorang entrepreneur, IA ITB melakukan program-program yang dapat mendukung dan memfasilitasi alumni muda tersebut. Ketua bidang bisnis dan teknopreneur IA ITB, Bapak Amir Sambodo menyadari potensi berkembangnya jiwa entrepreneur dalam diri para lulusan ITB bahkan sebelum beliau menjabat sebagai ketua bidang tersebut. Menurutnya, mind set  lulusan ITB sebaiknya tidak hanya terfokus untuk menjadi seorang karyawan, melainkan menerima tantangan dunia bisnis untuk menyediakan lapangan pekerjaan baru.

Sesuai program kerja beliau sebagai ketua bidang bisnis dan teknopreneur, Bapak Amir Sambodo mencoba mengenalkan bidang entrepreneur yang tidak lepas dari latar belakang ilmu alumni muda selama berkuliah di ITB. Beliau mencoba menyadarkan alumni muda yang berjiwa entrepreneur, bahwa berbagai bidang teknologi tengah berkembang dalam dunia industri dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dewasa ini. Melalui pemikiran tersebut tercetuslah program teknopreneur yang merupakan gabungan antara teknologi dan entrepreneurship. Melalui teknopreneur inilah, ilmu yang didapat selama kuliah di ITB dapat diaplikasikan menjadi sebuah produk atau jasa siap guna yang menjadi solusi permasalahan masyarakat. Program ini mulai diperkenalkan oleh IA ITB terutama Bapak Amir Sambodo kepada alumni muda, agar alumni muda dapat memanfaatkan ilmu sebaik-baiknya dengan menjadi entrepreneur.

Bapak Amir Sambodo dibawah naungan IA ITB juga telah memfasilitasi pertemuan beberapa alumni muda yang berprofesi sebagai entrepreneur dan yang akan memulai menjadi seorang entrepreneur. hasil pertemuan tersebut menggambarkan minat alumni muda dalam dunia entrepreneurship dan sudah sejauh mana mereka berkecimpung didalamnya. Pertemuan ini terbukti berdampak positif pada alumni muda lain yang belum terpikir atau belum memiliki keberanian untuk terjun kedalam dunia entrepreneurship. Pengalaman para entrepreneur muda tersebut menjadi pemicu sekaligus pembelajaran untuk alumni muda ITB lain untuk mengikuti jejak mereka dengan langkah yang lebih baik.

Kegiatan-kegiatan positif seperti ini sangat penting untuk dijaga keberlangsungannya, agar alumni muda ITB menyadari potensi lain yang mampu dilakukannya untuk membangun diri menjadi pribadi yang lebih bermanfaat sekaligus membangun masyarakat dan bangsai melalui ide-ide cemerlang dan inovasi yang muncul.